728x90 AdSpace

3/Tashawuf/grid-small
  • Latest News

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel

    Thursday, February 14, 2019

    Pengertian Tarekat Dan Alasan Kenapa Harus Bertarekat

    Pertanyaan ini sering sekali dilontarkan oleh orang yang belum memahami tarekat, 

    bukankah Allah dan Rasul telah mewajibkan kita ibadah dalam rukun Islam, kenapa harus ditambah dengan tarekat?


    Lebih parah lagi mereka yang protes, “Kalau saya tidak bertarekat, apakah saya tidak masuk surga?”. Bukan hanya itu saja, orang yang terlanjur membenci tarekat karena memang ketidaktahuannya tentang tarekat, kemudian mencari-cari kesalahan. “Orang tarekat tidak bersyariat”, “Pengkultusan kepada manusia”, “amalan mereka bid’ah” dan berbagai macam tuduhan lain yang tidak pernah bisa dibuktikan, karena memang hakikatnya tidak seperti yang mereka pikirkan.

    Pertanyaan apakah harus ber-Tarekat di dalam menjalankan agama Islam tidak bisa dijawab YA atau TIDAK. Tergantung anda memahami tarekat itu apa. Kalau anda memahami tarekat itu hanya sebagai kumpulan orang-orang yang mengamalkan zikir sebagai amalan sunat setelah amalan wajib, maka tarekat menjadi tidak perlu. 

    Tapi kalau anda memahami tarekat adalah sebuah metodelogi untuk melaksanakan syariat maka tarekat menjadi WAJIB. Karena tanpa tarekat tidak akan mungkin kita bisa melaksanakan syariat dengan benar sesuai dengan yang diperintahkan Allah SWT. Contoh cara kita khusyuk di dalam sholat, adakah ilmu yang mempelajarinya ? itu ditekankan di dalam tarekat.

    Di tengah-tengah perdebatan perlu atau tidaknya bertarekat, ada wilayah netral yang bisa di jelaskan agar semua pihak bisa menerima dengan baik. 

    ilustrasinya seperti ini, Anda yang sudah sangat ahli dalam menembak, tidak membutuhkan teropong untuk menembak sesuatu, karena anda sudah berlatih bertahun-tahun sehingga objek yang jaraknya 100 meter misalnya bisa anda tembak dengan tepat. 

    Tapi bagi orang yang belum ahli, teropong dijadikan sebagai sarana untuk membantu agar menembak lebih tepat sasaran. Memakai teropong diibaratkan ber-tarekat sedangkan tidak memakai teropong itu tidak bertarekat. Untuk jarak 100 meter bisa menggunakan kehebatan mata tapi kalau objek berjarak 1000 meter, mata sudah tidak bisa diandalkan lagi, itulah sebabnya seorang penembak jarak jauh/snipper WAJIB memakai teropong untuk menembak, walaupun mereka sudah sangat ahli.

    ilustrasi lain : kita menyeberang jalan yang sangat ramai, ada 2 pilihan, menyeberang langsung atau memakai jembatan penyeberangan. Menyebarang langsung diperlukan konsentrasi yang tinggi, kelincahan dan keahlian agar tidak di tabrak kendaraan yang sedang melintas. Memakai jembatan penyeberangan akan sangat mudah, bahkan anda bisa menyeberang sambil menutup mata dengan jaminan PASTI tidak ditabrak karena anda telah berada di atas jalan. Menyebrang langsung itu diibaratkan tidak bertarekat sedangkan menyeberang memakai jembatan penyeberangan itu ibarat bertarekat.

    Sampai sini sudah ada gambaran ?? Mari lanjut.

    Tarekat adalah sebuah metodologi atau cara untuk melaksanakan syariat dengan benar yang meliputi fiqih, tauhid dan tasawuf sehingga tidak hanya menjadi tulisan dan ucapan tapi bisa direalisasikan. mungkin kita bisa melaksanakan rukun Islam setelah membaca, tapi tanpa bimbingan seorang Guru (Mursyid) maka ibadah hanya menjadi sebuah formalitas saja tanpa bisa menghadirkan spiritualitas disana.
    Next
    This is the most recent post.
    Older Post
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comentários:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Pengertian Tarekat Dan Alasan Kenapa Harus Bertarekat Rating: 5 Reviewed By: Nico Dwi Novianto
    Scroll to Top